pergaulan adalah salah satunya faktor yang menjadi penyebab seseorang akan memilih jalan yang baik atau tidak, apalagi seseorang tersebut masih dalam keadaan labil, akan mudah terpengaruh ke dalam pergaulan yang bebas, bagiamana tidak pergaulan adalah termasuk juga di dalam kriteria pembentuk jati diri ke depannya, sangat penting untuk kita memilih di dalam pergaulan, yang dimaksudkan adalah kita harus memilih antara pergaulan yang baik dan juga yang buruk, kita harus jeli melihat itu semuanya, semakin kita baik dan pintar memilih pergaulan juga semakin baik pula pribadi yang kita punyai, namun apabila jatuh dalam pergaulan yang buruk, akan membuat pribadi kita semakin terpecah belah, dan rusak, akan tetapi, bukan berarti pergaulan yang buruk atau yang kurang baik tersebut, kita jauhi akan tetapi kita hindari.
bukan orang yang ada dalam pergaulan yang salah yang kita hindari, akan tetapi pergaulannya lah yang perlu kita hindari, perlu kita garis bawahi hal tersebut, dikarenakan orang yang berada dalam lubang tersebut sebenarnya sama seperti kita, dia adalah korban dari pergaulan tersebut, dan seharusnya kita tidak menjauhinya, dan kalau diperlukan kita ikut untuk menasehatinya.
SO TETAPLAH MENJADI ORANG Y7ANG RENDAH HATI, DAN SELALU MEMBAWA KEKUATAN IMAN DI DALAM SETIAP KEGIATAN, KARENA HANYA HAL TERSEBUT YANG BISA MENGUATKAN KITA!!!!
PENGALAMAN. HARUS TANPA BATASAN DEMI KEBEBASAN. TAKUT PADA TUHAN, BUKAN DENGAN KEGAGALAN. FREDOM EXPERIENCE. OPTIMIS. NAKAL ITU KREATIF (kutipan dari Mas Isa Endank Soekamti Crew)
Rabu, 27 Juni 2012
Senin, 25 Juni 2012
mahasiswa dag dig dug menanti nilai ipk
wahh, uas sudah mulai selesai satu per satu, tinggal kita sebagai mahsiswa menanti keluarnya nilai, tidak bisa dipungkiri kalau menanti nilai ipk adalah hal yang paling bikin deg degan dan menyebalkan, bagaimana tidak kita bisa melihat bagaimana mimik muka dari para mahasiswa yang telah mendapatkan nilai atau mengetahui hasil ipk mereka, ada yang senang dan juga muka kecewa, yang tentui sudah bisa dibedakan mana yang baik, mana yang jelek.
bagi mahasiswa ipk tak ubahnya hasil UNAS seperti semasa di sekolah, itu ditentukan apakah lulus atau tidaknya mata kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa tersebut, perasaannya pun tidak ubahnya seorang siswa yang mananti kelulusan, bagaimana kepanikan, juga ketakutan saat melihatnya, karena ipk adalah tiket untuk pengambilan sks yang akan ditempuh, itulah sebab mengapa ipk sangat ditunggu..hahahahahaha
akan tetapi, pihak kampus pun juga sangat pengertian terhadap para mahasiswanya, itu terbukti dengan diadakannya SP atau semester pendek, yang berfungsi untuk mengatrol nilai dari para mahasiswa yang mendapat nilai kurang memuaskan untuk mendapat nilai yang lebih baik.
JADI TETAP SEMANGAT YA UNTUK YANG AKAN MEMPEROLEH IPK..
Minggu, 24 Juni 2012
mahasiswa dan tekanan orang tua
sudah menjadi barang pasti, jika mahasiswa mempunyai beban, atau dibebani orang tua untuk selalu belajar giat agar menjadi orang sukses kedepannya, akan tetapi dengan beban tersebut terkadang mahasiswa semakin terlecut semangatnya namun juga banyak yang malah jatuh ke tempat yang salah, kita liat saja, dari yang mahasiswa dulu tidak merokok sekarang menjadi merokok, dan lain sebagainya,
sebenarnya hal itu terjadi, karena beban yang mereka pikul terlampau berat, hal itu dibuktikan dengan larinya mereka ke hal-hal yang salah, selain kesuntukan kuliah, juga bosan dengan apa yang dilakukannya. mereka yang berbuat seperti itu kebanyakan semasa masih hidup dengan orang tua, terlalu banyak mendapat kekangan dari orang tua, dan pada saat mereka kuliah, mereka merasakan kebebasan dan tidak ada tekanan dari orang tua, sehingga mereka yang dahulu terkekang, yang sama orang tua gak boleh ini, gak boleh itu jadi ingin merasakan segala sesuatunya, tanpa memikirkan apakah itu baik atau buruk.
tidak sedikit juga mereka terjerumus ke narkoba dan sex bebas, yang membuat kuliah mereka semakin hancur, sebenarnya jika kita renungkan, apa yang dilakukan orang tua adalah yang terbaik untuk kita, kekangan-kekangan yang senantiasa kita terima adalah agar kita menjadi yang terbaik, tinggal bagaimana menyikapinya saja.
mungkin yang saya tuliskan ini, terjadi pada kalian, jadi mulai sekarang pilik-pilih lah dalam memilih lingkungan bergaul, karena jika salah, juga akan berdampak pada kuliah dan juga masa depan kalian, kalian gak inginkan orang tua kalian sedih jika melihat kalian gagal, mulai sekarang berfikirlah sebelum melakukan segala tindakan yang akan kalian lakukan!!!!
mahasiswa dan perantauan
sudah menjadi fakta, kalau calon mahasiswa yang setelah lulus SMA ingin melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi akan mencari universitas yang diinginkannya, meskipun harus menuju ke luar kota, apalagi niat di hati sudah tinggi dan tidak bisa digugat, walaupun orang tua mencoba untuk menghalanginya, mereka akan tetap nekat, memang hidup merantau tidaklah mudah, karena harus mencoba tantangan baru yang harus dihadapi dan itulah resiko dari mahasiswa yang harus menuntut ilmu di daerah orang..
nahh bagi yang akan merasakan, selamat mencoba ya, jangan anggap enteng hidup merantau, yang biasanya kita hidup dengan orang tua, segala sesuatu ada, sekarang harus apa-apa cari sendiri,, selamat mencoba ya!!!(good luck)
Langganan:
Postingan (Atom)